10 Game Tahun 2021 yang Paling Banyak Memborong Penghargaan

  • 4 min read
  • May 27, 2022

Sudah menjadi tradisi bakal membagikan game favorit sejauh 12 bulan terakhir di tiap perubahan periode, dan setiap tahunnya kerap ada satu game yang paling mendominasi dari semua game lainnya yang juga proporsional bagusnya.

Kami waktu ini mutakadim stereotip hadir di podium
Tiktok! Follow akun Tiktok kami di @gamebrott.com untuk menjumpai berbagai informasi serta konten-konten video menyedot kami lainnya.

Hari lalu, The Last of Us Part 2 dan Hades menjadi dua game paling mendominasi. Meskipun The Last of Us Part 2 memadai mendapatkan resepsi buruk akibat jalan cerita yang dianggap menghianati fans serta agenda “kemajemukan” yang dipandang plus tertekan, game tersebut sreg akhirnya tetap menjadi pilihan banyak media dan juga reviewer independen.

Bagaimanakan dengan tahun 2021 lalu? Game mana yang paling mendominasi di perdua deretan game berkualitas nan dirilis di tahun yang sama? Kita lihat saja langsung.

Catatan: Kata sandang ini ditulis plong 6 Januari 2022, jumlah penghargaan yang didapati masing-masing game dapat berubah sekalian-waktu dengan bertambahnya media lain nan mereklamekan penghargaan masing-masing.

Marvel’s Guardians of the Galaxy


Jumlah Sanjungan: 10

Sehabis game Marvel sebelumnya ialah Marvel’s Avengers gagal total dalam menggugah hati fans, kemajuan percobaan kedua Eidos Montreal dengan Guardians of the Galaxy menjadi kejutan besar oleh banyak gamer dan ki alat.

Game dipuji akan skrip cerita yang diskriminatif dengan dialog serta pengembangan fiil yang begitu menyeret dan sampai-sampai terlampau mengingatkan mereka dengan dua film Guardians of the Galaxy nan disutradarai makanya James Gunn.

Psychonauts 2

Save 35% on Psychonauts 2 on Steam

Jumlah Penghormatan:
13

Psychonauts 2 ialah game platformer semenjak Double Fine Productions setelah peluasan yang munjung hambatan khususnya berpokok segi pembiayaan produksi. Game awalnya didanai oleh kampanye Kickstarter sebelum akhirnya mendapatkan suntikan dana dari Microsoft.

Game dirilis setelah 6 hari ekspansi dan resepsi yang diterima sangatlah positif. Game dipuji untuk otoritas yang mulus, desain level yang kreatif dan juga naskah cerita yang luar biasa dalam mempresentasikan ki kesulitan kesehatan umur, depresi, seksualitas, dan enggak-lain.

Ratchet and Clank: Rift Apart

Ratchet & Clank: Rift Apart' takes the PS5 to new heights | Engadget

Kuantitas Penghargaan:
15

Ratchet and Clank: Rift Apart menjadi salah suatu game ekslusif PS5 awal yang bermartabat-benar perlihatkan kemampuan hardware baru bermula console next-gen Sony tersebut. Game tak belaka mampu memperlihatkan visual setimpal sinema kartun CGI sebagaimana produksi Pixar/Disney, saja pula berharta melakukan perubahan level dengan hitungan instan karena teknologi SSD yang dimanfaatkan game.

Game ini meraih apresiasi atas eksekusi hal-peristiwa tersebut dan dari segi gameplay juga suntuk mengademkan lewat persuasi cepat serta bombastis nan membuat pemain terus fokus memperhatikan layar.

Returnal

Returnal PS5 | Gameplay Trailer - YouTube

Kuantitas Penghargaan: 17

Returnal ialah satu lagi game khas PS5 yang mendapat resepsi nyata tahun ini. Game dipuji bikin gameplay yang adiktif, pemanfaatkan elemen
roguelite
misal bagian dari kisah, visual nan menakjubkan serta produksi yang sangat sinematik bikin gameplay yang terkesan arcade-y.

Halo Infinite

Bonie Ross pastikan Halo Infinite pantas ditunggu

Jumlah Pujian: 22

Plong tahun 2020 lalu, game ini sempat menjadi lelucon oleh netizen karena visual yang dianggap bukan sebanding dengan singularis PS5 serta “kurang next-gen”. Game kemudian terpaksa ditunda untuk mengedit hal tersebut. Meskipun masalah visual barangkali masih bukan setinggi dengan game next-gen lainnya, dari segi gameplay tampaknya fans Halo telah sangat puas dengan tautologi terbaru ini.

Game masih dipenuhi dengan kelainan mulai dari sistem progresi di multiplayer nan berlebih
grindy, besaran map yang masih sedikit dan playlist yang sangat cacat, tetapi secara keseluruhan, game mendapat respon yang sangat aktual.

Metroid Dread

'Metroid Dread' review: a phenomenal finale to Nintendo's sci-fi saga

Besaran Penghargaan: 26

Metroid bisa dibilang menjadi pelecok satu franchise Nintendo yang dorman selama bertahun-tahun. Dengan Metroid Prime 4 yang nasibnya cabang siur, fans semakin haus akan pengalaman bermain Metroid yang bau kencur.

Metroid Dread bisa dibilang mendadak dirilis, game diumumkan pada E3 2021 di bulan Juni kemudian siap rilis sreg September habis, membuat fans sedikit tak mengira mereka akan mendapatkan game baru yang ternyata kontinuitas terbit Metroid Fusion yang dirilis lega tahun 2002 lalu.

Game dirilis dengan resepsi yang sangat luar sah. Game mendapatkan review gemirlang berasal media dan pun gamer karena aksi game yang cepat, memuaskan, dan eksplorasi yang dibuat lebih mudah dimengerti bahkan untuk pendatang baru franchise ini.

Deathloop

Save 50% on DEATHLOOP on Steam

Jumlah Penghargaan: 28

Hari ini memang menjadi tahunnya subgenre roguelite/roguelike. Selain dari Returnal, Arkane Studio pun rilis implementasi roguelite/roguelike mereka seorang pada game Deathloop. Sreg game ini, ia akan bermain sebagai Colt yang terkurung dalam
time loop, membuatnya harus menjalani hari yang sama kerap kali tenang.

Ia ditugaskan lakukan membunuh deretan target dengan caramu sendiri, memberikan kebebasan dalam mengeksekusi misi yang menjadi elemen terpenting dan minimal dipuji dari game ini. Selama perjalanan, kamu kemungkinan samudra akan dihalangi makanya anak bangsawan lain yang berperan sebagai Julianna yang mencoba menghentikan persuasi Colt privat menghentikan
time loop.

Forza Horizon 5

Engine Baru Forza Horizon 5 Unjuk Apa yang Bisa Dilakukannya - Gamebrott.com

Total Penghargaan: 35

Forza Cakrawala 5 secara sececah mungkin enggak terlihat jauh berlainan dengan game keempat, cuma dari segi open-world, skenario balap, dan lain-lainnya, game ini merupakan peningkatan yang cukup drastis. Hal ini membuat banyak gamer dan wahana serupa itu memuji Forza Horizon 5 yang lebih-lebih mampu menghela perhatian mereka yang kebanyakan tidak begitu tergiring dengan genre balap.

Resident Evil Village

Resident Evil 8: Release date, trailer, evil Chris Redfield, and everything  we know about Resident Evil Village | PC Gamer

Total Sanjungan: 48

Orang terdorong dengan game ini karena nafsu melihat
mommy milker
yang terus menjadi bahan marketing Capcom, namun lega risikonya fans dibuat plong karena keseluruhan game yang memang bagus. Village disebut sebagai kombinasi nan pas antara horor pecah game ketujuh dengan aksi menyejukkan dari game keempat.

Si
mommy milker
hanya tampil sejenang, tetapi sisa dari game tawarkan pengalaman bermain yang seru dan mengademkan ditambah lagi dengan jalan narasi nan jauh bertambah menarik dan menghilangkan karena skala game nan tidak terjebak pada satu lokasi saja.

It Takes Two

4 Hal yang Bisa Kita Pelajari dari It Takes Two - EXP

Jumlah Penghargaan: 61

Dulu menjadi bahan tertawaan karena buah percakapan “f*ck the Oscar”
di acara The Game Awards, kini Josef Fares bersama studionya meraih kinerja tak sahaja lewat memenangkan Game of the Year di programa nan sama, sahaja juga meraih apresiasi paling banyak selama 12 bulan buncit.

It Takes Two dipuji bikin desain level yang berlimpah dan bervariatif, gameplay titik api co-op yang menghibur, optis animasi yang memancing indra penglihatan, serta pesan kepatutan yang terdepan kepada para keluarga dan lagi calon pasangan akan dampak buruk
broken home
dan pentingnya mengetahui satu sama lain.


Baca pula pesiaran lainnya beserta dengan takrif-kabar menarik lainnya seputar dunia video game dari saya, Muhammad Maulana.

For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]


Sumber: https://gamebrott.com/10-game-tahun-2021-yang-paling-banyak-memborong-penghargaan

Popular:   Build Weapon dan Artifact Shenhe Genshin Impact Terbaik yang Harus Kalian Coba!