7 Rekomendasi Prosesor dengan Grafis Terintegrasi Terbaik AMD di Tahun 2022

  • 5 min read
  • Apr 19, 2022

Hari melongok, sekadar gelagatnya marcapada masih dihantui dengan yang namanya kelangkaan atau
chip shortage. Di sana-sini, tidak cacat kami mendapati mereka yang mengurungkan niatnya merakit sebuah komputer semata-mata buat sekedar
gaming
maupun
content creation.

Kubu merah, alias AMD, dari dulu memang menawarkan solusi murah nan mungkin buatmu tergiring mencobanya, prosesor faktual
accelerated processing unit. Prosesor nan umum disebut APU ini menawarkan prosesor nan dibekali kemampuan pemrosesan grafis secara teratur dengan kekuatan nan melebihi kompetitornya.

Bedanya, APU besutan AMD ini mendalam cukup membuat kewalahan kubu spektakuler Intel karena tekun berlimpah tekan alokasi dana yang dibutuhkan. Kerjakan sebagian cucu adam, eksistensi APU bak penolong di tengah kelangkaan yang entah kapan berakhirnya.

Sementara itu kerjakan segelintir basyar, kehadiran APU hanya ialah
placeholder
bikin kemudian dilengkapi dengan GPU. Tentu ini memunculkan
value
tersendiri di tengah sulitnya mencari alternatif murah meriah seperti sekarang.

Tidaklah invalid jumlah orang-insan yang mencari rekomendasi prosesor dengan grafis terkonsolidasi terbaik pertahanan merah AMD di tahun 2022. Faktor utama yang memerosokkan peristiwa ini ialah gemuk menikmati
games
kekinian tanpa harus lepaskan tip plus.

Inilah 7 rekomendasi prosesor dengan grafis terintegrasi terbaik kubu merah AMD di perian 2022, versi kami.

1.
AMD A8-9600


Bila kamu ter-hormat-ter-hormat sendiri yang ingin memainkan games
casual
maupun
esports
dengan resolusi pas-pasan dengan
budget
yang ngepas, maka AMD A8-9600 jawabannya. Prosesor dengan grafis terintegrasi alias APU ini miliki 4
cores
dan 4
threads
yang mutakadim cukup bakal memainkan
games
tersebut.

Meski sudah ikut keluarga bersumber AM4, namun ilustratif terintegrasi yang ditanamkan ialah Radeon R7 dengan
graphics core count
sebanyak 6. Prosesor AMD A8-9600 bisa kamu jadikan pilihan sementara ataupun
placeholder
atau digunakan semaksimal mungkin terlebih bila bukan jalankan
games
yang tak berat.

Dibanderol hanya
700 Beribu-ribu Rupe, notulis merasa bahwa APU ini lebih setuju untuk dijadikan
placeholder
sebelum membeli nan lebih mantap.

2.
Athlon 3000G

Amd Athlon 3000g

Lakukan kamu yang memiliki
budget
bertambah dan mau memainkan
games
yang tak jadul-jadul amat, maka Athlon 3000G mampu jadi solusi. Prosesor dengan grafis terintegrasi atau iGPU ini tawarkan 2
cores
dan 4
threads, namun enggak kalah secara kekuatan. Meski doang 2
cores, hanya prosesor ini cukup fertil memainkan games zaman
now
yang sedikit menuntut.

Popular:   5 Hal yang Wajib Kalian Pelajari Sebelum Bermain Yin di Mobile Legends

Prosesor Athlon 3000G ini merupakan penerus tahta mulai sejak Athlon 200GE yang sukses menyabet bermacam judul sejumlah tahun adv amat. Grafis terintegrasi maupun iGPU yang disematkan pada prosesor ini sudah ter-hormat-bermoral yunior, yaitu keluarga VEGA 3. Memainkan games sekelas Fortnite, rasanya bukanlah tiang penghidupan rumpil bagi prosesor
low-end
ini.

Berkat kelangkaan yang berlangsung, APU ini telah menembus
1 Jutaan Euro, sampai-sampai tak jarang nan ‘memaksa’ bagi dibeli secara
bundle. Juru tulis pernah gunakan prosesor ini sebagai
daily driver, dan tidak mendapati kendala berguna bahkan kerjakan mainkan
games
seimbang GTA 5,
brott.

3.
Ryzen 3 2200G

Amd Ryzen 3 2200g

Lain prosesor AMD kekinian rasanya bila tak sertakan nama Ryzen yang fenomenal internal produknya. Ryzen 3 2200G merupakan generasi pertama dari versi Ryzen yang sertakan grafis terintegrasi yang termasuk mumpuni. APU ini sedikit lebih abadi dengan tawarkan 4
cores
dan 4
threads, tertulis cukup untuk sekarang.

Pada bagian penggarapan grafisnya, 2200G yang miliki
codename
Raven Ridge ini sudah ditanamkan VEGA 8 yang kian mumpuni. Ilustratif terintegrasi yang cak semau setidaknya sudah lalu memadai untuk memainkan games sepadan Fortnite dengan performa yang sedikit bertambah serius.

Saat ini, beliau hanya dapat mendapatkan APU ini secara
second hand
alias wadah karena 2200G yakni prosesor yang sepan berumur. Berdasarkan pengamatan kilat penulis, APU ini berada puas kisaran di bawah
2 Jutaan Yen. Tak lupa, penulis pun pernah miliki prosesor dekstop Ryzen 3 Raven Ridge ini untuk memainkan
games
yang disebutkan sebelumnya.

4.
Ryzen 5 3400G

Prosesor Ryzen 5 3400g

Beralih ke generasi berikutnya, selaku penerus dari APU seri 2000, Ryzen 5 3400G yaitu prosesor yang enggak bisa dipandang remeh. 3400G yakni generasi kedua dari varian APU, hanya jelas lebih kuat. Prosesor ini tawarkan 4
cores
dan 8
threads
yang membolehkanmu untuk
multitask
tanpa permasalahan berarti.

Bercakap grafis terintegrasi atau iGPU, 3400G menawarkan VEGA 11 yang termasuk
killer
di masanya. Memainkan games sebabat Apex Legends masih bisa dilaksanakan minus
stutter
di sana-sini mendapat habuan jumlah
threads
yang lebih ramai. Menjalankan Genshin Impact pada resolusi 1080P juga bukanlah masalah cak bagi prosesor nan kini harganya meroket ini.

Popular:   10 Review Game Paling Kontroversial yang Pernah Diterbitkan di Internet

Untuk meminangnya, kamu terpaksa harus merogoh kocek hampir di bawah
4 Jutaan Rupiah
hanya cak bagi menikmati performa yang ditawarkannya. Tentu saja, panitera pun jalinan miliki dan gunakan APU yang bisa diandalkan ini selama rendah lebih tiga masa lamanya. Bila kamu butuh kinerja lebih, rasanya tak salah rekomendasikan prosesor satu ini.

5.
Ryzen 5 4650G

Prosesor Grafis Terintegrasi 4650g

Beranjak ke prosesor dengan grafis koheren AMD, rasanya penulis tak boleh lewatkan seri 4000 alias Renoir. Bila meneropong sedikit ke bokong, APU dengan
codename
Renoir ini sebenarnya tak dijual secara independen, dan cuma cawis kerjakan OEM. Nan menjadi pembeda adalah bahwa prosesor ini tawarkan 6
cores
dan 12
threads
yang lebih lestari.

Pada babak
integrated-nya, 4650G ini doang tawarkan VEGA 7, namun dengan kepantasan nan sedikit bertambah ngebut bersumber generasi pendahulu. Supaya punya grafis koheren nan cacat bertambah loyo, tetapi penulis menangkap basah bahwa temperatur yang dihasilkan tekor lebih rendah.

Meski tak semudah mencari kakaknya nan akan penulis bahas di radiks ini, namun bila mendapat habuan kamu dapat coba dapatkannya di kisaran
3 Jutaan Rupiah. Juru tulis merasa bahwa banyaknya
cores
dan
threads
ini akan lebih mudahkanmu lakukan
multitask
yang cukup menghendaki.

6.
Ryzen 5 5600G

Prosesor Grafis Terintegrasi 5600g

Berfirman teknologi kekinian, Ryzen 5 5600G merupakan prosesor dengan grafis terintegrasi yang paling modern dan bisa kamu dapatkan dengan mudahnya. Prosesor yang tentu namun masih APU dengan
codename
Cezanne ini tawarkan 6
cores
dan 12
threads. Bedanya, arsitektur yang ditanamkan sudah gunakan Zen 3, jadikannya kian kuat.

Bila sudah menyinggung grafis terintegrasi, 5600G ini ‘masih’ tawarkan VEGA 7 dengan kecepatan yang ‘masih’ sama sekali lagi dengan generasi terdepan. Yang menjadi pembeda ialah arsitektur yang diklaim lebih awet ketimbang generasi Renoir.

Bila dia khusyuk kepingin merakit komputer berbekal grafis terintergrasi mulai sejak AMD di hari 2022, rasanya bukan salah kami rekomendasikan ini. Selain itu, APU ini hanya dibanderol tepat di bawah
4 Jutaan Rupiah, yang siapa buatmu tercabut bakal milikinya.

Popular:   12 Glitch Paling Horor yang Pernah Ditemukan oleh Gamer

7.
Ryzen 7 5700G

Amd Ryzen 7 5700g Flagship

Bila generasi sebelumnya tidak hadirkan APU yang objektif dibeli dimana-mana, AMD ingin ubah persepsi tersebut lalui seri 5000. Prosesor AMD Ryzen 7 5700G ini termasuk
flagship
yang tawarkan 8
cores
dan 16
threads, dan gunakan arsitektur Zen 3. Menurut penulis, ini merupakan APU terkuat kelas
dekstop
waktu ini yang bisa kamu pertimbangkan.

Bikin urusan grafis terintegrasi, 5700G percayakan VEGA 8 yang kurang lebih sama dengan generasi terdahulu, namun lebih ngebut. Memadukan fungsi arsitektur terbaru dan kecepatan yang makin kencang melahirkan
flagship
dengan ilustratif terintegrasi kelas
desktop.

Teruntuk kamu yang benar-benar membutuhkan prosesor yang bisa diandalkan, katib rasa ini adalah jawaban bagi hapus semua keraguanmu. Selain itu, prosesor ini bahkan dibanderol tepat di pangkal 5 Jutaan Rial, tentunya patut oke bikin sekarang, bukan
brott?

Verdict

Secara awam,
build
atau reka cipta komputer dengan prosesor yang miliki ilustratif terintegrasi kebanyakan sudah melalui pertimbangan di sana-sini. Bila berbicara spesifik dan berdasarkan pengamatan katib, rata-rata mereka yang gunakan APU takkan tambah karcis grafis tambahan.

Entah itu HTPC, atau
build
yang unyu-unyu alias mini, kehadiran prosesor ini tentu menjadi solusi alternatif di ketika nilai GPU paruh meroket. Termasuk di antaranya
build
yang tengah digunakan oleh penulis yang saat ini gunakan X300 untuk
daily driver. Berbekal RAM 2x8GB, rasanya sudah lebih dari cukup cak bagi kebutuhan
multitask
dan
games casual.

Satu faktor yang harus beliau perhatikan, bahwa idealnya build dari komputer dengan grafis terintegrasi ini akan lebih maksimal bila manfaatkan RAM 16GB. Pertimbangan ini sudah produk tentu lakukan maksimalkan potensi berusul APU itu koteng serta kurangi pinalti RAM yang dimanfaatkan oleh APU.

Berlandaskan deretan prosesor dengan ilustratif terintegrasi di atas, sangka-kira manakah yang akan kamu nobatkan misal ‘the best of the best’? Yuk, bagikan pendapat kalian semua melalui ruangan komentar,
brott.



Baca pun informasi menarik lainnya terkait Tech atau kata sandang lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]


Sumber: https://gamebrott.com/7-rekomendasi-prosesor-dengan-grafis-terintegrasi-terbaik-amd-di-tahun-2022