8 Tips Melawan “Gaming Burnout” – Bosan Terlalu Cepat pada Game yang Baru Dimainkan

  • 7 min read
  • Apr 15, 2022

Video game ialah hiburan nan menentramkan. Apabila kamu bukan berpikir demikian, mungkin tak sebaiknya beliau mengunjungi website ini. Mutakadim menjadi sesuatu yang wajar untuk seseorang bertahan duduk di depan monitor selama berjam-jam saat mainkan game. Sahaja pernahkah anda merasa bosan terlalu cepat dengan game yang baru sahaja beliau sentuh, bahkan di game terbaru yang sudah lama kamu antisipasi? Barangkali tidak semua yang membaca artikel merasa merasakan ini, namun saya yakin ada beberapa yang kawin mengalami ini atau bahkan kini semenjana merasakannya.

Apabila kamu merasa demikian, kamu tidak lah sendiri, ada banyak gamer yang ungkapkan ingatan demikian. Fenomena ini saya sering memanggilnya laksanagaming burnout, dan barangkali artikel ini bisa membuatmu makin memafhumi dan memberikan solusi bikin mengatasi problem ini.


Kamu sudah capai zenitgaming burnout
ketika…

  1. Kamu membeli banyak game atas ketertarikanmu, namun tidak tertarik bagi memainkannya
  2. Menghabiskan banyak space pada storage PC maupun console untuk game nan dia lain mainkan
  3. Kamu merasa sulit sreg akan game nan kamu mainkan
  4. Pusing akan ingin bermain apa selanjutnya, beliau merasa sudah memainkan semuanya kendatipun pada kenyataannya banyak game yang belum kamu selesaikan
  5. Enggak perkariban selesaikan game yang kamu beli/download
  6. Engkau lebih asik melakukan hal bukan diluar gaming

Alasan dibalikgaming

burnout
?

Alasan paling sensibel kok ia mengalamigaming burnout
yakni karena kamu sudah memainkan sesak banyak video game setakat sira kenal tiap stereotipe, tiap mekanik, tiap teladan gameplay yang ada di tiap game yang dia mainkan. Sebagai contoh, apabila engkau kebanyakan bermain game shooter, kemungkinan besar kamu tahu akan banyak n partner berdatangan disaat kamu berkecukupan di tempat yang penuhcover.  Alias detik kamu kebanyakan bertindak game horror, maka anda telah mengantisipasijumpscareketika game memaksamu melanglang di koridor pangkat dan tanpa nada.

Singkatnya adalah bosan video game ataugamer burnout
terjadi momen dia terlalu menyenangi video game, hingga kamu bosan koteng dengan apa yang ia senangi karena sira terlalu banyak mainkan game-game yang telah dirilis, membuatmu hapal dengan setiap cabang nan akan terjadi puas game dari A sampai Z, membuatmu merasa bosan karena tak suka-suka lagi kejutan yang akan menantang imajinasimu dan ia terkesan telah mengerjakan hal nan separas ribuan kali hanya semata-mata di game nan farik-beda.

Apakah ini berjasa kamu telah “bersisa dewasa” untuk bertindak video game? Saya selalu menolak anggapan tersebut. Sira sekadar merasa bosan dengan teladan repetitif yang engkau temukan di tiap game nan kamu mainkan, dan itu tentunya bukan salahmu. Tidak salah bagi menyalahkan developer game ketika ini nan saat ini lebih “mencari segala apa yang sedang trending” ketimbang mencoba untuk berinovasi sreg game yang mereka buat. Saya yakin jika inovasi menjadi sesuatu yang terlampau berat cak bagi terus didatangkan seorang developer, cuma ketika ada belasan game dengan transendental gameplay yang sama dirilis dalam tahun yang proporsional, tentunya wajar takdirnya gamer akan bosan dan menginginkan sesuatu nan individual.


Solusi nan siapa boleh mencegah alias mengatasigaming burnout

Saya secara pribadi telah merasakangaming burnout
berkali-kali, saya sudah bermain game selama belasan tahun, maka kejadian semacam ini menjadi sesuatu yang tak bisa dipungkuri lagi. Sahaja ada bilang prinsip yang mencegah saya sepenuhnya bosan dengan video game dan mungkin prinsip ini juga dapat berkerja untukmu.

Popular:   10 Game Paling Populer di Dunia Sepanjang Tahun 2021 Berdasarkan Tweet Paling Banyak di Twitter

1. Berlaku sesukamu, jangan paksakan diri bermain dengan cara yang developer suruh

Sekiranya “optional”, lain suka-suka alasan untuk kamu harus restart setiap kali gagal

Game detik ini kadang-kadang secara tak langsung memaksamu bermain dengan cara yang developer desain bagi memperlama durasi game. Sebagai contoh, game sering memberikan
optional objective
sebagaimana “selesaikan misi tanpa ketahuan” atau “selesaikan misi dengan 50 HP keatas”, anda enggak teradat memaksakan dirimu bagi mengajuk perintah ini. Apabila sira ingin rambo, untuk sahaja, sira tak teristiadat harus menjadi
perfectionistdan restart misi setiap kali setiap kali kamu gagal menyelesaikan salah suatu berbunga tugas opsional ini. Apakah meraih sedikit komplemen XP ataupun sekedar bintang bersinar benar-benarworth it
bikin merusak kesenangan bermainmu? Kalau saya jujur persetan dengan sistem semacam ini dan membiarkan diri saya bermain seenaknya.

Game berbudaya sekarang lagi sering secara enggak langsung menyuruhmu bagi selesaikan setiapside activities
yang ada di game. Sebagai konseptual termudah ialah franchise Assassin’s Creed, usai sesi prolog, sinar-seri AC sering memberi anak tonsil ratusan
side activities lakukan dilakukan dengan anugerah tertentu apabila diselesaikan. Jangan paksakan dirimu untuk selesaikan tiap
checkmark
yang ada di minimap, apabila ia bertambah ingin fokus sreg
main quest
dan berpendar dengan NPC, kerjakan saja! Saya sempat jikalau menyenangkan logo-logo di minimap ini menjadi sesuatu nan menggoda khususnya nan merasacompletionist, namun nantinya beliau akan sadar kalau tiap misi sampingan ini hanyalah satu misi yang diulang ratusan mungkin bagi membentuk game menjadi lebih lama berpunca seharunya. Saat ia beralih ke game tak dengan desain yang setolok, anda akan merasa indolen untuk mengulang misi ini lagi karena dia adv pernah engkau seakan mengulang dari 0% ratusan misi nan pernah kamu mainkan sebelumnya meskipun berbeda game.

AC Unity Map
Jangan paksakan diri melakukan side activities repetitif bagi “reward


2. Roleplay. Ia tak besar perut harus jadi orang baik, murah hati, dan suka menabung

ScreenShot752
“I’m a strong independent whamen”

Indahnya game RPG masa ini merupakan anda bisa main-main karakter paling baik di muka bumi, atau pahlawan paling kecil sialan yang pernah ada. Game seperti Dragon Age, Mass Effect, Fallout, dan lain-lain menerimakan opsi keputusan nan bisa sira renggut. Tidak musykil orang memaksakan diri bikin bermain andaimary sue
alias karakter nan plus disempurnakan tanpa satu kesalahan alias kelemahan selevel sekali.

Kadang-kadang cobalah untuk memainkan karakter yang lebih kegandrungan, sira tak bosor makan harus mengamalkan side-quest untuk seorang NPC secara namun-belaka. Anda pelalah bisa minta suruhan karena sira tahu sira akan lelah berbuat quest tersebut dan anda akan berbuat kejadian serupa apabila ketemu dengan situasi seperti itu di dunia nyata. Alias mungkin dia inginroleplay
bak karakter yang tak asosiasi gunakan senjata api dan belaka gunakan senjata melee sejauh game. Banyak variasi situasi yang dapat kamu lakukan di game RPG, dan engkau bukan gegares harus bermain sebagai orang baik di dunia game tersebut.

Popular:   7 Game Mobile Anime Android dan iOS Terbaik di Dunia dengan Gadis-Gadis Paling Hot serta Seksi

The Witcher 3 dan Fallout New Vegas eksekusi sistem keputusan ini dengan sangat baik. Plong kedua game tersebut bukan ada pilihan “baik” ataupun “jahat”. Yang terserah hanyalah tiap saringan miliki konsekuensi individual dan lain semua pihak akan dapatkan ending bahagia atas keputusanmu. Hal ini tak namun membuat cerita di game semakin lestari, namun membuat aspek roleplay semakin menyeret untuk pemain sandiwara.


3. Jauhiplaythrough, uang sogok
exploit,
easy trick
atau semacamnya. Tak selamanya ia harus menjadi “yang terkuat dan terbaik”

exploration
Menemukan sesuatu yang eksklusif di game tanpa bantuan apapun terasa makin asik dan memuaskan

Terkadang gamer sekarang ini terlalu ingin menjadi “nan terbaik” privat masa ringkas, maka mereka berburu segalam macam hal di internet kerjakan mencari tips yang boleh mempermudah game. Saya sarankan untuk jauhi hal ini, biarkan dirimu bertindak dengan caramu sendiri dan menemukan sendiri hal-keadaan nan suka-suka di game. Bukan belaka ini menciptakan menjadikan eksplorasi menjadi lebihrewarding, tetapi sekali lagi tidak membuatplaythrough-mu bukan terkesan terlalu mudah.

Saran saya adalah tetaplah “buta” dan bebas spoiler akan game yang kamu mainkan terkecuali jika kamu tekunstuck
di bagian tertentu. Daripada kamu merasa frustasi menghadapi game tersebut, disini kamu “diperbolehkan” untuk mempersunting bantuan dari marcapada maya.


4. Mencoba bertindak dengan cara berbeda berusul lazimnya

maxresdefault 9
Terus-serokan dolan warrior/human di tiap game berbeda mungkin enggak ide yang baik

Siapa yang satu ini terlihat tidak plus jauh berbeda dengan no.2, tetapi biarkan saya jelaskan sedikit lebih detil. Silakan kita cabut contoh bermain game MMO, apabila class warrior menjadi sesuatu yang caruk dia mainkan, mungkin engkau cak hendak menyedang sesuatu yang yunior seperti mana ranger atau mage, karena apabila kamu bermain dengan satu class yang sama berkali-kali pada game nan berlainan-selisih, kamu tentunya akan temukan kesamaan tertentu di masing-masing game, membuat gameplay merasa rendah membosankan karena kamu merasa telah memainkan game nan sepadan semata-mata dengan optis dan operator yang berbeda.

Lengkap lainnya adalah ketika kamu bermain game-game dari Ubisoft (ya, game Ubisoft memang rajin jadi sempurna minimal mudah) yang biasanya memberikanmu opsi cak bagi bertindak stealth atau rambo. Apabila kamu terlalu sering berperan game sama dengan ini dengan cara rambo dengan assault rifle, mungkin beliau ingin sesekali mencoba bagi main-main secara stealth dengan nur untuk membuat tiap game baru yang sira mainkan sebagaimana game kemarin tetapi berbeda judul.

maxresdefault 10
Apabila kamu camar berperan stealth, mungkin terkadang berperan dengan cara yang berbeda

Intinya adalah cobalah untuk bermain secara dinamis di tiap game, jangan selalu bermain dengan kaidah yang sama di tiap game yang sira mainkan.


5. Mencoba genre bau kencur kadang-kadang

dark souls iii the ringed city ps4 screenshot 2017 03 31 18 15 06png
Variasikan genre game yang kamu mainkan

Momen kamu terlalu bosan dengan game shooter mumbung ledakan, mungkin saatnya kerjakan mengepas game dengan genre lain. Video game momen ini miliki puluhan genre dan sub-genre, bukan semuanya cacat lega shooter dan RPG, bahkan genre baru terus berdatangan seperti Souls-like dan nan bau kencur trending saat ini yaitu Battle-royale. Tak cak semau salahnya buat mengepas genre-genre plonco ini hingga otakmu merasa fresh lagi dengan genre yang kamu favoritkan.

Popular:   [OPINI] Auto Battler, Genre yang Kehilangan Momentum.

6. Paksakan dirimu buat “selesaikan game lama terlampau” sebelum mencoba game baru nan bukan

1zfgtn

Di era digital yang dimana kamu bisa dapatkan dengan harga miring sekarang ini, uang Rp200.000 semata-mata dapat berikanmu banyak game khususnya disaat diskon besar. Bahkan seandainya kantongmu nihil, internet miliki koleksi “bajakan” yang banyak bikin kamu coba. Tentunya saya melarang keras kalian untuk menajak game yang dibuat susah payah oleh developer, tetapi konteks yang saya cak hendak jelaskan disini adalah kamu bisa bermain apapun dengan beberapa klik saja saat ini ini, dan ini lah nan membuat gamer sesekali merasa tertumpuk maka dari itu ratusan game yang ingin mereka coba saja tak ada musim bagi memainkannya satu-satu suatu.

Yang saya sarankan merupakan cobalah untuk sopan-benar selesaikan satu game tambahan pula dahulu sebelum mencoba game bukan. Banyak gamer kini khususnya dengan rangkaian nan cepat kepingin mencoba 5 game nan bau kencur dia download sinkron, dan berakhir belaka memainkan 1-2 jam pada saban game. Rumpil bikin menjelaskan secara detil mengapa ini berhubungan dengangamer burnout, tetapi yang pasti menurut saya apabila anda mencoba terlalu banyak game tanpa selesaikan satu terbit game-game tersebut kadang-kadang, sira akan lebih cepat merasa bosan dengan video game.


7. Menantang dirimu dengan membuat game bertambah sulit dari hendaknya

Fallout 4 companion codsworth 5 things to know 141
Segala apa tujuan bermula sebuah game apabila lain menantang pemainnya?

Game saat ini tergolong plus memanjakan pemainnya start berpangkal keberadaan minimap, autosave, supply plus banyak, dan lain-lain. Terkadang ada saat dimana dolan dengan restriksi pada fitur game membuat gameplay jauh lebih menggandeng.

Sebagai konseptual, mod Lengkung langit puas Fallout 4 membuat aspek survival semakin dominan puas gameplay. Tak hanya supply semakin adv minim, cuma healing juga semakin dibatasi. Sekalinya kamu mencoba game dengan gameplay sebagai halnya ini, kamu mungkin tak mau kembali berlaku dengan gameplay mandu lama.

Main-main dengan aturan game yang bertambah restriktif dapat membuat gameplay sebuah game lebih menantang dan menarik bagi dimainkan. Bisa jadi ini bukanlah desain yang diinginkan oleh sang developer, saja mungkin dapat menghilangkan kejenuhan nan kamu rasakan saat bermain.


8. Bermain game casual tersisa

tetris effect sony

Atasi bosan video game dengan video game, kenapa tidak? Ketika kamu bosan akan sebuah game, maka engkau kemungkinan besar tak tertarik lakukan melanjutkan game tersebut. Disinilah game-game casual boleh menjadi solusi. Game seperti Tetris tak miliki kisah, misi, maupun mekanik gameplay yang kompleks, kamu hanya bertindak menyusun balok membentuk satu garis penuh hingga kamu tungkul sendiri atau ketika seluruh balok tertumpuk sampai layar mumbung.

Dibalik simplisitas gameplay nan ada, game sebagaimana Tetris memasrahkan relaksasi untuk membebaskan pemain terbit kekeruhan berusul game “samudra” sebagai halnya Skyrim nan biasanya membutuhkan tahun agar berorientasi noktah kesenangan bakal pemainnya.


Baca pula informasi lainnya beserta dengan kabar-deklarasi menarik lainnya sekitar bumi video game berbunga saya, Muhammad Maulana.

For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]


Sumber: https://gamebrott.com/8-tips-melawan-gaming-burnout-bosan-terlalu-cepat-pada-game-yang-baru-dimainkan-2